Jalan-jalan ke Museum Doraemon Jepang...

Salam Traveling!!

Halo temen-temen... gimana kabarnya? udah jalan-jalan belum hari ini? kalo belum oke deh semoga tempat yang satu ini menginspirasi teman-teman semua untuk meluangkan waktu, dan biaya tentunya untuk berkunjung kesana. kalo kemarin kita udah jalan-jalan sekilas ke negeri Singapura yang luar biasa, sekarang kita terbang menuju ke Jepang.... cueeeezzzzzz....
Bernostalgia dengan film kartun yang sering kita tonton dulu.... yups... Doraemon!!
Saking berjasanya kartun itu menemani anak-anak di jepang tumbuh dewasa, pemerintahan jepang membangun sebuah museum tentang doraemon...
hummm seperti apa ya tempatnya? okey... kita cekidot...!!



“Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini, ingin itu, banyak sekali…”

                Familiar dengan lagu di atas? Mungkin ente sama seperti ane, tumbuh dan besar dengan cerita-cerita Doraemon, yang memungkinkan daya khayal kita tumbuh tinggi tanpa batas. Zaman ane kecil, komik Doraemon itu salah satu bacaan favorit selain rajin menonton film kartunnya di televisi. Sampai sekarang pun rasanya ane masih menikmati cerita-cerita Doraemon terutama seri Doraemon Petualangan. Hanya di seri Doraemon Petualangan, Nobita tiba-tiba menjadi keren dan berubah jadi sosok pahlawan ! Ane pun sering berandai-andai, jika saja pintu ke mana saja itu nyata, alangkah menyenangkan. Tinggal sebut mau ke mana, dalam sekejap mata bisa sampai. Ah, Doraemon…


Museum Fujiko F. Fujio



               Museum Fujiko F. Fujio yang juga dikenal sebagai Museum Doraemon berada di Kawasaki City . Kebetulan letaknya juga tidak terlalu jauh dari Tokyo. Sudah tersedia shuttle bus khusus yang dengan mudah diakses di stasiun setempat. Perlu diingat tiket masuknya tidak dijual langsung di museum hanya dijual di Lawson yang ada di Jepang, sesampainya di Jepang sebaiknya langsung menuju Lawson terdekat untuk pemesanan tiket, agar tidak kehabisan. Pihak museum membatasi jumlah tiket setiap jamnya untuk memberikan kenyamanan terhadap pengunjungnya. Karena minat wisatawan yang tinggi, disarankan memilih untuk berkunjung pada weekdays (note: setiap hari Selasa museum ini tutup). Harga tiketnya 1000 Yen per orang.

            Museum ini merupakan sebuah wujud penghormatan terhadap Profesor Fujiko F. Fujio, manga artist yang  melahirkan salah satu tokoh yang paling dicintai semua orang di seluruh dunia: Doraemon! Kenapa dibangun di Kawasaki-City, karena di kota inilah semasa hidupnya beliau banyak menelurkan karya-karya terbaiknya seperti P-Man, Doraemon, dll.


Yuk Jalan-jalan




              Tempat ini cukup mudah dicapai dari Tokyo — ambil jurusan kereta ke stasiun Noborito, dan tinggal naik shuttle bus khusus yang siaga di depan stasiun dengan tarif 200 Yen sekali jalan. Saran saya, jika ada kesempatan mengunjungi Museum Fujiko F Fujio, lebih baik berjalan kaki saja dari stasiun hingga ke museumnya, karena akan banyak hal yang menarik sepanjang jalan menuju museum. Toh lokasi museum tidak terlalu jauh dari stasiun. Sejak turun dari Stasiun JR Noborito sudah dihibur oleh Doraemon mini yang tersenyum. Nah? Apa saja yang bisa ditemui di sepanjang perjalanan menuju Museum Fujiko F Fujio?



Doraemon yang tersenyum manis ini bisa langsung terlihat sejak keluar dari Stasiun JR Noborito. Patung doraemon ini juga bisa digunakan sebagai penanda kalau sudah keluar dari pintu stasiun yang benar.


Lihat apa yang saya temukan? Siapa yang terlihat seperti sedang berlari ini? Ada yang tahu kah teman – teman semua?


Jalan menuju ke museum. Di tengah jalan bertemu sepasang remaja yang juga menuju museum Doraemon, mengingatkan saya akan Nobita dan Shizuka


Kalau enam karakter yang sedang berlari ini tentu sudah pada tahu dong? siapa mereka? ehmm…


Sudah sampai di depan Museum Fujiko F. Fujio. Tampak depan museum yang modern.


          Waktunya antri untuk masuk ke dalam museum sesuai waktu yang telah tertera di tiket. Untuk masuk kedalam museum, hanya ada 4 jadwal saja dalam sehari, yaitu pada jam 10:00, 12:00, 14:00, 16:00 waktu Jepang. Alasan mereka adalah untuk memaksimalkan pengunjung dalam menikmati karya Fujiko F Fujio sensei di dalam museum.


Informasi penting :

          Sebelum masuk ke area museum, kita akan dibekali dengan pemandu audio elektronik dengan pilihan bahasa Jepang atau bahasa Inggris. Oh iya, tidak diperbolehkan membawa makanan, minuman. Demi melindungi karya-karya Fujiko F. Fujio, museumnya sendiri menerapkan peraturan tidak boleh mengambil foto di tempat yang sudah ditentukan, seperti main hall. Kalau tidak salah, konon lampu blitz cukup berpengaruh pada kondisi kertas.

           Mereka memang sangat hati-hati sekali menjaga beberapa sketsa asli yang dipajang, bahkan lighting di dalam museum sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak merusak/ mempengaruhi keasaman kertas. Selain diberi audio guide mengenai perjalanan hidup Prof Fujiko F. Fujio sebagai manga artist, kita juga dapat melihat replika ruang kerjanya serta beberapa insight dan trivia mengenai proses pembuatan karya-karyanya. Mungkin orang-orang yang berkunjung ke museum ini sebelumnya lebih mengenal sosok ‘Doraemon’, namun setelah mengikuti audio guide ini dijamin akan semakin mengagumi sosok mastermind di baliknya, Prof. Fujiko F. Fujio. Salut juga untuk Jepang yang mampu menghargai profesi manga artist sebagai ‘aset negara’ di bidang kreatif.

           Museum ini sendiri memiliki 3 lantai yang mana 2 lantai pertama merupakan ruang pamer dan lantai yang paling atas ialah ruangan terbuka yang dilengkapi dengan kafe dan restoran. Tempat yang diperbolehkan untuk foto-foto adalah Reading Room – perpustakaan yang isinya semua komik karya Prof. Fujiko F. Fujio, (sayangnya berbahasa Jepang ) yang disatukan dengan ruang bermain. Tidak boleh dilewatkan juga berfoto dengan patung-patung yang ada di taman lantai atas: Doraemon, Pintu Kemana Saja, dll.


Depan Museum




Di depan museum kita udah disambut mainan miniatur Doraemon dan kawan




Suneo dan Shisuka


Kalau yang ini adalah karakter si mangaka Fujiko F Fujio dengan salah satu karakter dinosaurus di Doraemon Petualangan : Doraemon dan dinosaurus Nobita, nama dinosaurusnya Piisuke

Play Ground




Patung Doraemon, Nobita dan Piisuke.



Lapangan bermain yang biasa digunakan karakter-karakter di Doraemon.



Lucu yah Doraemonnya



Eh Dorami nya juga


“Pintu Ke Mana Sajaaaaa”. (Nada suara Doraemon)



Ayo agan" sebutkan mau kemana


Di play ground ada juga karakter Perman and Perman 2
#Baru tau kalo di Jepang namanya Perman


Lounge Room



Lounge room lumayan luas untuk dinikmati atau untuk sekedar beristirahat saja



Oh iyaa, agan" yang kebetulan berkesempatan mengunjungi museum doraemon, boleh juga loh ikut membaca komik karangan Fujiko F Fujio di ruangan ini


Cumaaan… ya gitu, semua komiknya berbahasa jepang hehee… harus bisa baca tulisan berbahasa jepang yaa!


Komik Doraemon lengkap banget disini!


Daaaaan!! Apapun yang dibaca Doraemon, makanannya, teteup Dorayaki!!  


Di lounge room juga terdapat akses menuju bioskop mini yang memutar film tentang karakter buatan komikus Fujiko F Fujio, yang tidak bisa ditemukan di belahan dunia manapun, kecuali di Museum Fujiko F Fujio ini.


Atau agan bisa juga bermain main dengan kantong ajaib doraemon yang ada di mesin interaktif berlayar sentuh ini


Atau mau mencoba gacha – gacha (Gashapon) Doraemon ini? 200 Yen sekali mencoba ?


Kafetaria Museum



Tertarik mencoba “Gian Soft Cream”?


Wahh makanannya juga bentuknya Doraemon..



Hmmm... latte dengan dihiasi seni karakter Doraemon, P-Man dll


Tempat Souvenir


Inilah ruangan untuk berburu pernak – pernik lucu yang ada karakter Doraemon di museum Fujiko F Fujio


Cinderamata Doraemon


Oh iya , ane dapet gambar meja kerja Fujiko F. Fujio


Ini meja favorit Fujiko F. Fujio dan item" yang ditampilkan di Fujiko F. Fujio Museum di Kawasaki Jepang

Untuk pulangnya baru kita naik bus, bus nya super duper lucu !


Ini dia Bus nya yang akan membawa penumpang ke Museum Fujiko F. Fujio dan juga kembali ke Stasiun Noborito


Suasana dunia Doraemon juga terasa. didalamnya


Interior di dalam bus juga dihiasi penuh oleh ornamen Doraemon


Haha anak kecil ini bawa oleh" baling-baling bambu (bisa terbang ga ya )


Bernostalgia dengan semua cerita-cerita Doraemon yang dulu sering menemani kita. Menghidupkan kembali mimpi-mimpi semasa kecil dulu. Doraemon merupakan anime terkenal dan abadi.

“La, la, la… Aku sayang sekali… Doraemon…”


Micky R Saputra

2 comments:

  1. Salam kenal ya
    Kita baru aja ke Museum Doraemon ini ... Nostalgia masa kecil dengan Doraemon en the genk ya
    Btw makanan restorannya keliatannya enak2 ya, sayang kita ngga sempat makan disitu karena udah kadung gelap kuatir kemalaman balik ke Tokyonya.


    ReplyDelete
    Replies
    1. keren banget... thanks udah share... bisa buat referensi nih....

      Delete